"Termasuk menangani urusan banjir di Kelapa Gading yang dulu tidak pernah banjir, sekarang ini Sungai Cakung Lamanya sudah kita lakukan normalisasi sampai dengan muara," jelasnya.

Pramono berharap pembenahan infrastruktur dan penanganan banjir tersebut dapat meningkatkan kenyamanan warga sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di kawasan Kelapa Gading.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalan tembus Pulo Gadung-Kelapa Gading sepanjang 1,8 kilometer rampung paling lambat pada 2027. Jalan yang diberi nama Arteri Kelapa Gading itu diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Mudah-mudahan dengan penataan ini Jakarta menjadi semakin baik dan juga kemacetan di Jakarta juga berkurang secara signifikan," pungkasnya.