Pramono mengaku langsung melihat pertanyaan tersebut sebagai kesempatan untuk menjelaskan keunggulan transportasi di Ibu Kota. "Di situ saya langsung, 'Waduh, ini kesempatan gua untuk sombong sama Mamdani,'" ujar Pramono disambut tawa para hadirin.

Dia kemudian menjelaskan bahwa salah satu kunci pengembangan transportasi Jakarta adalah mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurut Pramono, Jakarta menghadapi tantangan besar karena jutaan orang dari wilayah penyangga masuk ke Ibu Kota setiap pagi untuk bekerja dan kembali ke daerah asal pada sore hari.

"Karena persoalan kemacetan di Jakarta ini ketika pagi hari ada kurang lebih 3,5 sampai 4 juta orang datang masuk ke Jakarta, sore hari kembali ke kediamannya masing-masing," jelasnya.