NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memamerkan kinerja transportasi publik di Jakarta saat kunjungan kerja dan bertemu dengan Wali Kota New York, Zohran Kwame Mamdani beberapa waktu lalu.

Saat itu, Pramono sempat ditanya oleh Mamdani terkait bagaimana transportasi publik Jakarta dengan 11 juta lebih penduduk bisa lebih baik dari pada New York dengan penduduk sekitar 8,4 juta orang.

"Ketika saya diundang Wali Kota Mamdani, saya pikir saya yang akan tanya, begitu duduk dia tanya duluan. 'Kenapa Jakarta yang penduduknya 11 juta dibandingkan dengan New York yang penduduknya 8,4 juta, tetapi transportasi di Jakarta lebih baik dari pada di New York? Karena kita nomor 17 dunia. Di situ saya langsung, 'waduh, ini kesempatan gua untuk sombong sama Mamdani'," katanya saat menceritakan obrolannya dengan Mamdani.

Inti dari jawaban yang ia berikan saat itu adalah cara mengubah moda transportasi masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Maka di Jakarta sejak saya menjadi gubernur, yang salah satu yang saya luncurkan adalah yang namanya Transjabodetabek. Karena persoalan kemacetan di Jakarta ini ketika pagi hari ada kurang lebih 3,5 sampai 4 juta orang datang ke Jakarta, sore hari kembali ke kediamannya masing-masing," ujar Pramono.

Kini, ada Transjabodetabek dari Jakarta ke Blok M, dari Bekasi ke Blok M dan dari Tangerang Selatan ke Blok M. "Bahkan, sekarang orang ngomong, kalau perlu dari Blok M ke Bali, dari Blok M ke Bandung dan sebagainya," katanya.

Menurutnya, pembangunan Jakarta mesti berorientasi pada pembangunan manusia. Termasuk, di dalamnya berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, sosial, dan sebagainya.

"Serta, bagaimana pemerintah kita itu mempunyai kesadaran terhadap persoalan-persoalannya masyarakatnya yang begitu beraneka ragam," tutur Pramono.