Pramono kemudian mencontohkan penataan di kawasan Kramat Jati yang menurutnya dapat menjadi pembelajaran. Saat itu, pedagang diberikan fasilitas untuk berjualan di area lobi secara gratis selama enam bulan.

"Belajar dari penyelesaian yang ada di Kramat Jati ketika dimasukkan ke lobi, diberikan gratis selama 6 bulan dan sebagainya, itu salah satu contoh cara menyelesaikan yang ada," tuturnya.

Sementara itu, Camat Tanah Abang Dwiarti Indriati Utami mengatakan penataan kawasan akan dilakukan secara menyeluruh dengan menelusuri berbagai persoalan yang selama ini terjadi, termasuk praktik premanisme. Dwiarti menyebut pemerintah akan terlebih dahulu menyiapkan sarana dan prasarana sebelum merangkul pihak-pihak yang terlibat agar dapat berpartisipasi dalam program Pemprov DKI Jakarta.

"Nantinya itu akan dipersiapkan dulu sarana prasarananya, nanti baru kita akan punya pola untuk bisa merangkul atau menggandeng yang bersangkutan untuk bisa ikut dalam program-program Pemprov DKI," kata Dwiarti.