Selain itu, Pramono turut mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan wilayah. Dari 10 finalis, empat di antaranya merupakan lurah perempuan, sementara dua dari tiga pemenang dipimpin perempuan.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026, atau berkurang sekitar 52,6 persen.
Menurutnya, peningkatan kualitas lingkungan membutuhkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, termasuk kader Jumantik, Dasawisma, Posyandu, serta unsur kewilayahan lainnya.