NADIKABAR.COM — Prancis kembali dilanda kericuhan saat demo biaya hidup. Hampir 1.000 orang ditangkap, sementara aparat memperketat pengamanan di berbagai wilayah.
Prancis - Prancis kembali dilanda kericuhan saat demo biaya hidup. Hampir 1.000 orang ditangkap, sementara aparat memperketat pengamanan di berbagai wilayah.
Kericuhan kembali mewarnai aksi unjuk rasa di Prancis pada Sabtu (24/10/2026). Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan, jumlah penangkapan pada Sabtu lebih tinggi dibandingkan periode yang sama sepekan sebelumnya. Saat gelombang demonstrasi pertama berlangsung, aparat mencatat 385 penangkapan. Situasi ini membuat otoritas meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kerusuhan susulan. REUTERS/Pedro Nunes
Menurut Nunez, sejumlah kelompok yang disebut sebagai ultra-kiri melemparkan benda dan menyalakan kembang api ke arah petugas kepolisian. Tindakan tersebut, menurutnya, memicu bentrokan di tengah aksi massa. Aparat pun berupaya mengendalikan situasi agar kericuhan tidak meluas ke kawasan lain. REUTERS/Lisi Niesner
Dua orang dilaporkan mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Satu korban berada di Toulouse, termasuk seorang pria berusia 20 tahun yang dilaporkan kehilangan jari akibat ledakan. Korban lainnya mengalami luka serius di Clermont-Ferrand. Namun, Nunez tidak menyampaikan perincian lebih lanjut mengenai kedua insiden itu. REUTERS/Pedro Nunes
Meski penangkapan meningkat, kerusakan toko dan tempat usaha dilaporkan lebih kecil dibandingkan pekan sebelumnya. Saat gelombang demonstrasi terdahulu berlangsung, ratusan toko dijarah dan sekitar 2.700 orang ditangkap. Nunez mengatakan pengamanan pusat perbelanjaan yang lebih ketat turut membantu mengurangi dampak kerusuhan kali ini. REUTERS/Dylan Martinez
Hampir 1.000 orang ditangkap dalam demonstrasi yang berlangsung di sejumlah wilayah. Aksi tersebut merupakan gelombang lanjutan protes terhadap kenaikan biaya hidup yang sebelumnya juga berujung bentrokan dan penjarahan. REUTERS/Dylan Martinez
Di Paris, demonstrasi utama berlangsung relatif damai pada sebagian besar waktu. Namun, bentrokan dengan polisi pecah ketika massa mulai membubarkan diri. Nunez menyebut beberapa ribu aktivis radikal berada di bagian belakang barisan demonstran, termasuk sekitar 500 orang yang diidentifikasi sebagai perusuh. Bentrokan di ibu kota itu berlangsung sekitar dua jam. REUTERS/Dylan Martinez
Untuk mengantisipasi demonstrasi lanjutan, sekitar 70.000 personel kepolisian disiagakan di berbagai wilayah Prancis. Presiden Emmanuel Macron juga menggelar rapat dengan dewan pertahanan yang melibatkan para menteri dan pejabat tinggi negara. Pengerahan besar-besaran tersebut dilakukan menyusul kerusuhan yang terjadi dalam aksi protes sepekan sebelumnya. REUTERS/Pedro Nunes
Pemerintah Prancis menyatakan akan tetap dalam status siaga tinggi hingga Minggu (25/10/2026). Nunez menilai situasi pada Sabtu relatif lebih terkendali karena jumlah personel di lapangan ditambah, pemeriksaan sebelum demonstrasi diperketat, dan perlindungan terhadap tempat usaha ditingkatkan. Meski demikian, tingginya angka penangkapan menunjukkan bahwa ketegangan akibat protes biaya hidup masih menjadi tantangan bagi Prancis. REUTERS/Manon Cruz