Setelah ditangkap, mereka kini berada dalam tahanan sementara proses deportasi mereka dari Prancis sedang disiapkan.

Menurut pihak prefektur, kelompok tersebut telah berkeliling di sepanjang pesisir utara Prancis menggunakan sebuah minibus yang mereka beri nama "Battle Bus".

Pada bulan Januari, dua warga Inggris yang diduga datang ke Prancis untuk berpartisipasi dalam aksi anti-migran terlarang di pelabuhan Calais, Prancis, telah ditangkap dan dideportasi.