NADIKABAR.COM — Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan bersedia membantu melindungi infrastruktur energi Arab Saudi dalam kapasitas yang murni defensif di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut.

"Kami meyakinkan Arab Saudi akan solidaritas penuh kami dalam menghadapi serangan-serangan ini," kata seorang juru bicara kementerian tersebut pada Kamis (8/10).

Juru bicara tersebut mengatakan Prancis bersedia ikut serta dalam melindungi infrastruktur energi, khususnya fasilitas di Yanbu dan pipa minyak Timur-Barat (East-West pipeline).

"Kesediaan kami untuk berpartisipasi, dengan cara yang murni bersifat defensif, dalam perlindungan infrastruktur energi, khususnya Yanbu dan jalur pipa minyak Timur-Barat di Arab Saudi," kata juru bicara tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah kelompok Houthi di Yaman memperingatkan maskapai penerbangan pada Senin (5/10) bahwa wilayah udara Arab Saudi berpotensi menjadi medan operasi militer.