"Ada lawan kuat di turnamen ini. Vietnam yang sangat terorganisir. Mereka disiplin. Mereka berpengalaman dan Malaysia, Thailand akan membawa pemain naturalisasi mereka yang berkualitas. Tapi buat kita, ini mengenai melawan diri sendiri lebih dulu," kata Herdman dalam sesi press conference FIFA ASEAN Cup di Jakarta dilansir dari NadiKabar.

Sayangnya, jelang menghadapi kompetisi internasional FIFA ini Timnas Indonesia harus terkena berita tak mengenakkan. Jay Idzes, kapten sekaligus tembok pertahanan utama di lini belakang Timnas Garuda, dipastikan tak akan ikut berpartisipasi. Bang Jay mengalami cedera otot saat membela Sassuolo hadapi Juventus di Serie A, Senin (14/9). Pemain berusia 26 tahun itu bermain selama 80 menit lalu ditarik keluar. Melalui Instagram Jay Idzes mengungkapkan kekecewaannya.

"Halo Indonesia. Sayangnya, saya tidak bisa bergabung dengan tim pada jeda internasional kali ini karena cedera. Berat rasanya harus absen begitu lama, terutama karena saya sangat menantikan kesempatan untuk kembali membela Timnas setelah sebelumnya juga harus melewatkan jeda internasional terakhir akibat cedera." tulis Idzes di instagram pribadinya

Selain Jay Idzes, terdapat nama-nama lain yang juga masih dalam kondisi cidera. Mereka adalah Adrian Wibowo, Mees Hilgers, Miliano Jonathans, Marselino Ferdinan, Jay Idzes, Sandy Walsh, hingga Shayne Pattynama. Lalu, mampukah John Herdman memaksimalkan skuad yang ada untuk membantu Timnas juara di FIFA ASEAN Cup? Siapakah sosok yang cocok untuk menggantikan Jay Idzes di lini belakang? Simak obrolannya dalam segmen D'Hattrick!

Menuju Jawa barat, Kabar Sore akan mengulas soal temuan praktik yang berkaitan dengan Tindak Pidana Terorisme. Seorang warga asal Parongpong, Kabupaten Bandung Barat diciduk oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa barat setelah diketahui terlibat dalam pembuatan dan pelatihan perakitan bom.

Berdasarkan keterangan Polisi, pria berinisial MSA (25) tersebut bahkan telah meledakkan belasan bom buatannya sebagai salah satu materi pelatihan. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa komponen rakitan senjata api, casing granat, tiga laras senpi, per pegas, pelatuk, serta besi stainless berbentuk laras dan silinder, ditambah perlengkapan panahan. Selain itu, petugas menyita ransel, buku, kitab, dan semen.

Lalu bagaimana kegiatan ini bisa terendus? Simak laporan langsung Jurnalis NadiKabar selengkapnya.