NADIKABAR.COM — Presiden Bulgaria Iliana Iotova menyerukan penghentian sementara konflik bersenjata di Laut Hitam sebagai respons atas serangan pesawat nirawak (drone) terhadap kapal-kapal di perairan tersebut.

"Kita perlu memberlakukan moratorium terhadap konflik bersenjata di Laut Hitam dan mengubah kawasan ini menjadi zona keamanan bersama," ujar Iotova saat memimpin rapat darurat Dewan Konsultatif Keamanan Nasional pada Rabu (7/10), sebagaimana dikutip dari stasiun televisi nasional Bulgaria BNT.

Ia menekankan bahwa Bulgaria harus mengambil peran aktif dalam upaya negosiasi untuk mencapai kesepakatan di antara negara-negara pesisir Laut Hitam. Ia juga secara khusus menyoroti pentingnya menjaga komunikasi dengan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).