Upaya membentuk pemerintahan baru dipandang oleh para rival Netanyahu sebagai langkah awal untuk menyingkirkan perdana menteri yang menjabat paling lama di negara tersebut.
Blok oposisi yang dipimpin oleh Eisenkot, mantan kepala militer yang baru terjun ke dunia politik dan berupaya merangkul warga Israel sekuler serta liberal, telah membuka pintu bagi aliansi yang sebelumnya dianggap mustahil dengan kelompok Yahudi ultra-Ortodoks. Aliansi ini berpotensi memberikan jumlah kursi yang cukup untuk membentuk sebuah koalisi.
Presiden Isaac Herzog menyatakan bahwa setelah berkonsultasi dengan semua partai sepanjang pekan ini, ia akan memberikan kesempatan pertama kepada Eisenkot untuk membentuk pemerintahan pasca-pemilihan umum 27 Oktober.
Dalam pemilihan tersebut, tidak ada satu pun pihak yang berhasil meraih mayoritas di negara yang terpolarisasi tajam akibat pemerintahan sayap kanan garis keras Netanyahu, serta telah terkuras oleh tiga tahun masa penuh konflik.