Menurut Yonhap, Lee mengatakan Korsel perlu menjalankan kegiatan pada tingkat minimum untuk melindungi warga negaranya dan jalur pengangkutan minyak mentah.
Satuan militer Korea Selatan Cheonghae telah memperluas cakupan misinya di kawasan tersebut. Seoul kini mengkaji langkah untuk memperkuat upaya itu.
"Benar bahwa kami sedang meninjau dan memikirkan cara untuk memperkuat langkah-langkah tersebut," kata Lee.
Pernyataan itu disampaikan Lee ketika Korsel mempertimbangkan kemungkinan berkontribusi dalam upaya menjamin pelayaran melalui Selat Hormuz di tengah tekanan dari Amerika Serikat.
Sejumlah aset dilaporkan sedang dipertimbangkan, termasuk pesawat patroli maritim, tim penjinak bahan peledak, serta sistem nirawak yang mampu mendeteksi dan membersihkan ranjau laut.