Karena itu, kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas harus terbuka bagi seluruh putra-putri bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi, suku, ras, maupun agama.
Semangat kesetaraan tersebut, kata Presiden, menjadi salah satu landasan utama pendirian SMA Taruna Nusantara yang sejak awal dirancang untuk menjaring bibit-bibit terbaik dari seluruh Indonesia.
"Bibit-bibit unggul ini, hasil daripada lembaga ini akan berkarya, akan berbuat, akan memberi kebaikan untuk negara, akan memberi penemuan untuk negara, akan memberi kekayaan untuk negara," demikian Prabowo Subianto.