Dia melanjutkan, penanganan secara humanis dapat dilakukan dengan beragam metode, salah satunya yakni melalui pendekatan kultural atau budaya.

Karenanya, dia mendorong seluruh prajurit untuk tetap berbaur dan menghormati adat istiadat serta kebudayaan warga Papua.

Dengan demikian, dia meyakini kehadiran prajurit akan diterima dengan baik oleh masyarakat.