"Saya ingin langsung bertatap muka dengan para pakar gambut yang ada di Indonesia, dan juga yang dari luar negeri," ujar Presiden Prabowo pada rapat terbatas yang digelar secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (16/9).
Presiden Prabowo juga meminta agar pembahasan melibatkan berbagai unsur, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta fakultas-fakultas di perguruan tinggi.
Menurut Presiden, berbagai perspektif keilmuan diperlukan untuk membahas persoalan gambut dan merumuskan langkah penanganan secara komprehensif.
"Tapi mungkin kita juga ada dari BRIN, dari fakultas-fakultas, saya minta kita bahas benar-benar masalah gambut ini, dan kita mulai ambil langkah-langkah yang benar-benar menyeluruh untuk kita selesaikan," tutur Presiden.