Pengelola toko kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan tindakan pelaku. Informasi kejadian penipuan dengan modus hipnotis tersebut juga telah diunggah ke media sosial untuk mengantisipasi adanya korban lain.

"Pemilik toko nyuruh lebih hati-hati saja dan langsung cek CCTV di toko. Kejadiannya dua hari lalu sekitar jam tujuh malam lewat dan ini baru pertama kali terjadi di sini," pungkas Indah.

Menurut Indah, pemilik toko sudah dihubungi polisi siang tadi. Kasus tersebut sedang diselidiki. Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, mengatakan sedang mengecek kejadian viral tersebut.