Mengetahui hal tersebut, petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan menghubungi petugas keamanan Stasiun Garum dan Polsek Garum. Jenazah korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo.

Muheni menyebut, pihaknya telah menghubungi keluarga korban. Menurutnya, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api karena mengalami depresi.

"Berdasarkan keterangan salah satu keluarga bahwa korban mengalami depresi. Kami belum tahu depresi karena apa, karena masih dalam penyelidikan. Yang jelas saat ini korban sudah dievakuasi di Rumah Sakit," tandasnya.