Sementara itu tetangga sekaligus kerabat HS, Ina, mengaku tidak pernah melihat ayah HS dalam beberapa waktu terakhir. Kata Ina, HS menyebut ayahnya sedang jualan siomai di Kota Tegal.

Ina mengatakan selama ini orang tua HS tidak bekerja dan kerap memaksa minta rokok. Ina mengaku tidak curiga saat jarang bertemu ayah HS karena sepengetahuannya, korban memang jarang pulang lantaran merantau berjualan siomay di Kota Tegal.

"Nggak ada yang merasa curiga. Kata HS memang ayahnya lagi jualan siomay menggunakan sepeda motor. Kalau istrinya butuh uang dan tanya keberadaan ayahnya, HS selalu mengatakan bahwa kebutuhan keluarganya dia yang tanggung," ungkapnya, Sabtu (17/10).

Sebagai bibi, Ina mengenal HS sebagai sosok pemuda yang penurut dan pendiam. Dia sangat menyayangi ibu dan kedua adiknya yang saat ini masih sekolah. HS, terus Ina, bekerja di salah satu pabrik sepatu. Dia bekerja di pabrik itu usai lulus SMA.