​Namun, terduga pelaku mulai menunjukkan gerak-gerik mencurigakan dengan berjalan ke sisi kanan toko sambil berpura-pura menghitung uang layaknya juru parkir untuk mengamati situasi sekitar.

​Setelah kondisi dirasa sudah aman, pelaku mendekati sepeda motor korban, mengenakan helm milik korban, lalu memundurkan dan membawa kabur kendaraan tersebut dengan tenang.

​"Pelaku masih sempat memakai helm saya dan memundurkan motor dengan tenang," ujar Adiyasa.

Menurut dia, tidak ada transaksi uang parkir antara pelaku dengan warga maupun juru parkir resmi di lokasi kejadian. Modus berpura-pura menjadi jukir itu diduga kuat dilakukan untuk mengelabui warga sekitar.