Yasin mengatakan berbagai kritik yang diterimanya akan dijadikan bahan introspeksi untuk memperbaiki diri ke depan."Terima kasih kepada siapa pun yang telah memberikan kritik, baik yang disampaikan dengan cara yang baik maupun yang kurang baik. Saya jadikan semuanya sebagai bahan introspeksi untuk menjadi pribadi dan guru yang lebih baik ke depannya," pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Yasin viral di media sosial lantaran kerap berdandan layaknya perempuan saat mengajar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tolitoli pun turun tangan menyikapi sorotan terhadap guru tersebut.Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Tolitoli, Takdir Nurdin mengatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah tempat guru itu mengajar. Guru yang bersangkutan juga dipanggil untuk dilakukan pembinaan."Iya, kami sudah undang Kepsek sama yang bersangkutan," kata Takdir dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (12/9/2026).
Persoalan tersebut, kata Takdir, akan ditindaklanjuti melalui pembinaan terhadap guru dan kepala sekolah yang bersangkutan. Pembinaan dilakukan setelah video penampilan guru tersebut saat mengajar menjadi sorotan di media sosial."Kami juga sudah melakukan pembinaan dengan menyuruh yang bersangkutan untuk klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka," terangnya.Takdir menjelaskan Yasin berstatus guru lepas. Dia bukan aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)."Beliau adalah guru lepas. Bukan ASN atau PPPK," jelasnya.