Ia menilai kondisi sosial dan ekonomi yang dihadapi pria dan wanita masih berbeda sehingga pembagian biaya yang sama persis belum tentu terasa adil bagi kedua pihak.

"Perempuan hidup dalam masyarakat di mana kesetaraan sejak awal memang tidak pernah benar-benar ada," ujar Becca dalam videonya.

Ia kemudian mengaitkan pendapat tersebut dengan kesenjangan pendapatan berdasarkan gender. Becca menyebut perempuan mendapatkan sekitar 80% dari penghasilan pria untuk pekerjaan penuh waktu yang sama.

Namun, angka tersebut perlu dilihat dengan konteks berbeda karena Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat biasanya mengukur kesenjangan upah berdasarkan pendapatan median, bukan dengan membandingkan pria dan wanita yang memiliki pekerjaan identik.

Selain penghasilan, Becca juga menyoroti pengeluaran tambahan yang menurutnya lebih banyak dibebankan kepada perempuan saat berkencan.

Ia menyebut perempuan dapat mengeluarkan sekitar sekitar Rp7 jutaan per bulan untuk kebutuhan perawatan diri dan kecantikan akibat tuntutan sosial mengenai penampilan.