Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Saat ditemukan warga dan dievakuasi petugas, kondisi AJ masih dalam keadaan sadar.

Imam mengaku tidak mengetahui penyebab pembacokan tersebut. Ia hanya mengetahui kondisi korban saat ditemukan warga.

"Kalau penyebab korban dibacok, saya kurang paham. Yang jelas, kondisinya sadar dan korban bukan warga sini," imbuhnya.

Sementara itu, polisi telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Tim Opsnal Polresta Malang Kota bersama Polsek Kedungkandang telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memintakan visum et repertum terhadap korban.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, di antaranya teman korban, DSP, serta dua warga sekitar berinisial BK dan EAD. Sementara itu, identitas kedua pelaku masih dalam proses penyelidikan.

Hingga saat ini, polisi masih memburu kedua pelaku dan mendalami motif di balik aksi penyerangan tersebut. Polisi belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut merupakan penganiayaan atau berkaitan dengan dugaan pembegalan.

"Penyelidikan masih terus berjalan. Tim gabungan sedang memburu keberadaan kedua pelaku. Kami juga masih mendalami motif di balik penyerangan ini, apakah murni penganiayaan atau ada dugaan pembegalan," tandasnya.