Ia bahkan telah berdoa agar suatu hari bisa mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umrah ketika dirinya masih mampu bepergian dan berjalan dengan nyaman.
"Saya tidak menyangka ibadah umrah bisa menciptakan kebahagiaan sebesar ini," ujar Mina.
Kebaikan Mina kepada Um Ali ternyata bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Keduanya telah hidup bertetangga selama lebih dari 20 tahun.
Dalam kurun waktu tersebut, hubungan Mina dan keluarga Um Ali berkembang jauh melampaui hubungan antar tetangga. Mina bahkan menganggap Um Ali seperti kakak perempuannya sendiri. Ia juga memperlakukan orang tua Um Ali dengan penuh rasa hormat dan kasih sayang layaknya keluarganya sendiri.
Kedekatan tersebut menjadi salah satu alasan Mina begitu ingin membantu mewujudkan impian Um Ali untuk beribadah ke Tanah Suci.