"Dari situ kita laksanakan interogasi dengan pemilik rumah kos, dengan beberapa penghuni kos yang kita dapatkanlah sebuah nama dengan inisial MDVA," imbuhnya.

Pengembangan profil pelaku terus dilakukan hingga diketahui dia adalah warga Blora. Polisi menangkap MDVA setelah dua hari melakukan penyelidikan.

"MDVA ini kita laksanakan penyelidikan lagi merupakan warga Blora. Lalu pada tanggal 2 dan tanggal 3 kemarin kita melaksanakan penyelidikan di Blora. Tanggal 3 malam kita melaksanakan penyentuhan, kita amankan terduga yang berinteraksi terakhir," ucap Bodia.

Diberitakan sebelumnya, Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dilaporkan hilang. Ia disebut pamit ke daerah dekat Kodam tetapi tak kunjung pulang ke rumahnya hingga kini.

Ayah Mozza, Singgih (42), sempat menceritakan kronologi menghilangnya putri semata wayangnya yang pamit sejak Rabu (25/6/2025).

"Anak saya pamit baik-baik. Katanya mau mengantar temannya, Ayu, ke (dekat) Kodam untuk mengembalikan laptop," kata Singgih saat ditemui, Kamis (3/7/2025).

Menurut Singgih, perkembangan terakhir dari polisi yang didapatnya hanya sebatas dompet Mozza yang ditemukan di Semarang Utara, Minggu (29/6/2025).

"Dari kepolisian sendiri memang belum ada perkembangan apa-apa. Terakhir yang KTP dan HP-nya ditemukan di Semarang Utara," kata Singgih saat dihubungi NadiKabar, Selasa (3/2/2026).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Semarang, AKP Budiyono, mengatakan bahwa dompet berisi KTP milik Mozza tercecer di Jalan Dr Cipto, Kota Semarang.