Adi menuturkan mobil listrik itu awalnya parkir di depan Holland Bakery. Selesai berbelanja sekitar pukul 09.00 Wita, NNDA hendak keluar ke Jalan Gatot Subroto dengan memundurkan mobilnya.

Namun, mobil justru mundur tidak terkendali hingga menyeberangi jalan raya dan menabrak resto tersebut. Tak hanya menghancurkan kaca dan meja, insiden itu juga mengakibatkan dinding pembatas dapur mengalami kerusakan.

"Mobil yang dikendarai tidak terkendali dan terus mundur, sampai ke seberang jalan dan berhenti setelah menabrak Resto Bakso Lapangan Senayan," ujar Adi.

Menurut Adi, mobil tersebut tidak sampai bertabrakan dengan kendaraan lainnya karena tukang parkir sempat menyetop kendaraan dari arah barat. Selain itu, saat kejadian tidak ada kendaraan yang datang dari arah timur.

Adi memastikan tidak ada pelanggan yang menjadi korban dalam insiden tersebut karena kondisi restoran belum buka. Adapun, karyawan resto saat itu sedang berada di dalam mes.

"Para karyawan yang ada di dalam sedang berada di mes dan posisi aman," pungkasnya.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan mobil listrik terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai kilometer 6, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kamis (10/9/2026) pagi. Tabrakan itu menewaskan pengendara motor NMAX berinisial PS (50). Laki-laki asal Banjar, Buleleng, itu tewas di lokasi seusai menabrak median atau pembatas jalan yang berada di sana.

"Kemudian menabrak ujung pulau jalan (median jalan) yang mengakibatkan pengendara sepeda motor Yamaha NMAX mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP," ujar Kasubnit Laka Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.15 Wita itu berawal ketika PS dan sebuah mobil listrik BYD dengan nomor polisi DK 1273 ADX datang dari arah selatan menuju utara. Sebelum kejadian, PS mendahului mobil BYD yang berada di lajur kanan itu dari kiri mobil.

Namun, sepeda motor NMAX dengan nomor polisi DK 6989 ADD itu langsung berpindah lajur ke kanan setelah menyalip. Diduga kurang hati-hati, terjadi tabrakan tim redaksi kedua kendaraan.

Tabrakan tersebut membuat PS terdorong ke depan hingga menabrak median jalan. "Kemudian berpindah lajur ke sisi kanan karena kurang hati hati sehingga terjadi tabrakan dengan Pengemudi Mobil BYD," tambahnya.

PS meninggal dunia di lokasi dengan sejumlah luka-luka pada kepala. Luka tersebut meliputi luka patah pada kepala kiri, kedua telinga, hidung, dan mulut yang mengeluarkan darah. Selain itu, luka lecet ditemukan pada paha kiri, kedua tangan, dahi, dagu, dan pipi kiri korban.

Sementara, pengendara mobil BYD berinisial KBMVO (56) mengalami kerusakan materi akibat peristiwa tersebut. Sementara, proses evakuasi korban telah dilakukan dan dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah Denpasar.