Sebelumnya, Dantim Basarnas, Bobby Yoenatra Putra, mengatakan korban tenggelam pada Kamis (15/10) pukul 10.00 WIB. Petugas yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian.

"Korban diduga mengalami gangguan mental menceburkan diri ke aliran Kalimalang. Setelah menerima informasi kejadian, personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian," kata Bobby.

Bobby menjelaskan, operasi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Upaya ini dilakukan untuk memperluas area pencarian.

"Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian," jelasnya.