Selain soda ash, proyek itu akan menghasilkan amonium klorida dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi pupuk NPK.

Pemanfaatan produk tersebut diharapkan memperkuat integrasi rantai pasok industri kimia sekaligus mendukung ketahanan bahan baku pupuk nasional.

Proyek soda ash dan amonium klorida Petrokimia Gresik merupakan bagian dari agenda industrialisasi Pupuk Indonesia melalui pembangunan dan revitalisasi delapan pabrik dalam lima tahun ke depan.

Sebagai proyek soda ash kedua Pupuk Indonesia Group, perseroan menyampaikan bahwa pengembangan ini memperluas langkah hilirisasi dan diversifikasi produk kimia bernilai tambah untuk memperkuat kapasitas industri nasional.

“Pupuk Indonesia mengemban dua mandat strategis yang saling memperkuat, yaitu menjaga ketahanan pangan dan membangun kedaulatan industri nasional. Kedua mandat ini menjadi arah bagi setiap investasi, inovasi, dan langkah transformasi yang kita jalankan,” kata Rahmad.