"Perhatian kami bukan hanya pada kondisi di sisi manufaktur, tetapi juga pada keberlangsungan seluruh rantai pasok, termasuk para supplier. Prioritas kami adalah menjaga agar ekosistem otomotif tetap berjalan dengan baik serta keberlangsungan tenaga kerja di dalamnya tetap terjaga," katanya.

Dia menyebut model mobil yang banyak diekspor oleh pihak Toyota Indonesia sampai dengan bulan Agustus tahun ini, di antaranyaΒ Toyota Avanza/Veloz, Raize, Yaris Cross, Fortuner, dan Agya/Wigo, dengan jumlah terbanyak dibukukan oleh Toyota Avanza/Veloz.

Hal lain yang Nyoman sampaikan yakni terkait dengan target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah sebesar 60 persen.

Menurutnya, TMMIN masih terus melakukan kajian terkait target tersebut, termasuk berdiskusi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan yang lain, serta melihat kesiapan dan berbagai aspek yang diperlukan untuk dapat memenuhinya.