"Setelah panen ini, kami berharap segera tanam kembali. Dengan dukungan air yang cukup, musim tanam III harus kita percepat sehingga lahan tetap produktif dan produksi pertanian terus terjaga," ujarnya.

Yuhronur menambahkan, selain padi, petani desa setempat juga mengembangkan bawang merah sejak 2018 sebagai komoditas diversifikasi pertanian.

"Panen bawang merah tahun ini dilakukan di sekitar tiga hektare dengan harga Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram," katanya.