NADIKABAR.COM — Produser dan penulis skenario film "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" Robert Ronny menekankan pemeran karakter yang mengalami kesurupan dalam ceritanya harus merupakan wajah baru sejak film "Kuasa Gelap" pertama tahun 2024.

"Saya tuh selalu bilang bahwa kita harus mencari siapa pun yang jadi kerasukan itu harus pemain baru," kata Robert saat konferensi pers "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" di Jakarta, Senin.

Ronny menjelaskan bahwa jika seorang aktor terkenal memerankan karakter tersebut, penonton mungkin tidak sepenuhnya merasakan bahaya atau ketakutan yang dialami karakter itu.

"Jatuhnya, 'oh, itu kan aktor A lagi akting kesurupan, begitu. Enggak terasa bahaya atau ketakutannya itu riil," kata Ronny.

"Tapi jika penonton melihat seseorang yang tidak dikenali, yang belum banyak orang ketahui namun bisa berakting, itu menurut saya akan meningkatkan level terornya sampai ke level meyakinkan," lanjut Ronny.

Ronny mengatakan faktor tersebut yang membuatnya menggaet aktris Lea Ciarachel sebagai pemeran Kayla untuk film pertama yang disutradarai oleh Bobby Prasetyo.

Kriteria wajah baru juga diterapkan untuk memerankan karakter Daniel pada "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah", namun kali ini, Robert mesti mencari pemeran pria untuk sekuelnya.

Sutradara Rizal Mantovani sempat menilai proses pencarian pemeran dengan kriteria tersebut cukup menantang.

"Susah lho dibikin anak laki jadi seram kerasukan tuh susah, ya gampang perempuan," kata Robert menirukan tanggapan Rizal.

Dari beberapa kandidat, pilihan akhirnya jatuh kepada Venly Arauna untuk memerankan tokoh Daniel.

"Sebenarnya jujur aja nih, Venly ini bukan pilihan utama kami awalnya," kata Ronny.

Namun Venly membuat Ronny yakin dengan kualitasnya sejak berperan dalam film produksi Paragon Pictures sebelumnya yang berjudul "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?".

Penampilan fisik Venly yang berasal dari Manado juga dapat disesuaikan lewat tata rias supaya terlihat serasi dengan Ferry Salim yang berperan sebagai ayahnya.

Ciri fisik seperti rambut panjang juga dinilai sutradara Rizal Mantovani lebih memperkuat aktingnya untuk berperan menyeramkan.

"Kami akhirnya pilih Venly deh, karena salah satu faktornya juga waktu itu untung Ven, rambut lu panjang. 'Bikin serem nih kalau rambutnya panjang', kata Rizal gitu," kenang Robert.

Selain itu, dedikasi Venly yang rela mengambil cuti di proyek syuting yang lain demi fokus mengikuti audisi "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" menjadi nilai tambah tersendiri bagi Ronny.

"Waktu dia mulai dipanggil casting, langsung dia cuti. Saya suka dengan kepercayaan dirinya itu, karena kan belum tentu dipilih, waktu itu masih jodoh-jodohan. 'Enggak apa-apa, Pak, saya percaya', dia bilang gitu," kata Ronny.

Menurut Venly,, proses audisi itu tidak melibatkan simulasi adegan pelepasan roh jahat, melainkan murni berfokus pada pendalaman karakter Daniel.

"(Di audisi) enggak ada kesurupan-nya sama sekali, 'reading' adegannya lebih ke menjadi seorang Daniel itu sendiri sih," kata Venly.