NADIKABAR.COM — Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali bikin bangga Indonesia. Ia menjadi atlet tercepat se-Asia setelah mempertahankan medali emasnya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Desak bergerak 'secepat kilat' menekan bel waktu, untuk merengkuh kemenangannya pada nomor speed putri, Rabu (30/9/2026). Kemenangan yang semakin istimewa karena atlet asal Bali ini juga mencetak rekor Asian Games dan Asia, pada pesta olahraga empat tahunan edisi ke-20 ini.
"Selamat untuk Desak Made Rita Kusuma Dewi atas rekor Asian Games dan Asia 6,06 detik dan berhasil mengunci emas ke-4 untuk Indonesia," tulis akun sosial media federasi.
Keberhasilan Desak mewujudkan emas keempat bagi Indonesia tentunya buah dari proses yang tak mudah. Atlet berusia 25 tahun ini melakukan persiapan panjang.
"Dari awal memang mimpi-mimpi kita adalah Asian Games dan Olimpiade. Kami sudah berlatih," kata Desak kala itu.
Kini, Desak Made menuai usaha dan kerja kerasnya. Ia mengukir tinta emas atas namanya di Asian Games 2026, sekaligus mempertahankan medali emas pada Asian Games edisi sebelumnya.
Berkaca dari rentetan prestasi yang dia torehkan. Juara dunia 2023 ini memang membangun mimpinya pelan-pelan. Mengutip NadiKabar, Desak mengenal cabang olahraga panjat tebing sejak masih usia belia.
Kerap mengikuti sang Bibi yang juga atlet panjat tebing ke Taman Kota Singaraja, Desak yang saat itu masih kelas 2 SD, tertarik mencobanya. Sampai akhirnya, dia betul-betul jatuh cinta dengan olahraga memanjat tersebut.
"Dari awal saya ikut olahraga panjat tebing, tidak pernah mencoba olahraga lain dan terus terjun menjadi atlet panjat tebing," kata Desak.
Adrenalinenya meningkat ketika harus berpacu dengan waktu di papan panjat.
"Yang paling saya sukai dalam olahraga panjat tebing adalah sangat menantang. Karena saya terus dipacu untuk memperkecil waktu pemanjatan," ujarnya.
Hasilnya pun terbukti. Desak tak hanya menjadi atlet putri tercepat di Tanah Air, tapi juga level Asia. Sebelum berjaya di Asian Games, ia bahkan sudah mencetak berbagai prestasi.
Emas di pesta olahraga pantai Asia di Sanya 2026, juara Asia di Meishan 2026, tiga emas di tiga seri Piala Dunia Krakow 2025 dan 2026, serta Chamonix 2026.
Selain itu, dia juga tercatat sebagai juara dunia di Bern pada tahun 2023, dan juara di pesta olahraga dunia yang bergulir di Chengdu, pada tahun lalu.