Pada 2017, Kevin/Marcus juga mencatat tujuh gelar Super Series. Gelar tersebut diraih dari All England, India Open, Malaysia Open, Japan Open, China Open, Hong Kong Open dan Dubai World Super Series Finals. Atas pencapaian tersebut, Kevin/Marcus mendapat penghargaan BWF Male Player of the Year 2017.

Selama berpasangan, Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon meraih sejumlah gelar di turnamen internasional. Beberapa prestasi yang diraih pasangan tersebut tim redaksi lain sebagai berikut.

Setelah beberapa tahun menjadi pasangan utama Indonesia, Kevin/Marcus mulai mengalami perubahan performa dan masalah cedera. Kevin kemudian tidak lagi bermain bersama Marcus. Ia sempat dipasangkan dengan Rahmat Hidayat.

Kevin dan Rahmat tampil dalam beberapa turnamen pada 2023, termasuk Kumamoto Masters dan Korea Masters. Setelah menjalani turnamen pada 2023, Kevin kemudian memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pebulu tangkis profesional.

Kevin mengumumkan pensiun dari bulu tangkis profesional pada Mei 2024. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Kevin sebagai pemain Pelatnas PBSI. Sebelumnya, Kevin telah menjalani karier panjang di sektor ganda putra dan meraih berbagai gelar bersama Marcus.

Setelah pensiun, Kevin masih terlibat dalam kegiatan bulu tangkis. Pada September 2024, ia hadir dalam audisi umum PB Djarum dan masuk dalam tim pencari bakat. Pada kesempatan tersebut, Kevin juga menerima penghargaan Hall of Fame PB Djarum.

berdasarkan laporan terverifikasi News, Setelah pensiun, Kevin mulai menjalani sejumlah aktivitas di luar lapangan bulu tangkis. Salah satunya melalui industri olahraga. Kevin menjadi CEO Pro Billiard Center atau PBC.

Melalui posisi tersebut, ia terlibat dalam pengembangan kompetisi dan industri biliar di Indonesia. PBC juga menjadi penyelenggara turnamen biliar internasional yang menghadirkan pemain dari berbagai negara.