Melansir dari situs resmi NU Jatim, sosok yang akrab disapa Kiai Miftah ini lahir dari garis keturunan ulama besar. Beliau merupakan putra kesembilan dari 13 bersaudara dari KH Abdul Ghoni, pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah, Surabaya.
Sebagai putra ulama, Kiai Miftah menimba ilmu dari berbagai pesantren ternama di Tanah Air sejak usia muda. Sanad keilmuannya tersambung kokoh dari berbagai pesantren legendaris, di antaranya:
Kedalaman ilmu agama dan karakter tawaduk Kiai Miftah terpancar kuat dalam kesehariannya. Keistimewaan dan kerendahan hatinya membuat seorang kiai terhormat alumnus Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, menaruh rasa hormat hingga mengangkat Kiai Miftah menjadi menantu.
Setelah menuntaskan pengembaraan ilmunya di pesantren, Kiai Miftah kembali ke Surabaya dan mendirikan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di kawasan Kedung Tarukan.