Sebelum dipercaya menjadi direktur utama, Suroso telah menduduki sejumlah posisi strategis di bidang kelistrikan. Pengalamannya mencakup pengelolaan pembangkit dan penyaluran tenaga listrik, pengaturan sistem kelistrikan, serta pengembangan teknologi informasi di lingkungan PLN.

Pada periode 2019 hingga 2021, ia menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Jabatan tersebut berkaitan dengan pengelolaan pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik di wilayah Sulawesi.

Kariernya berlanjut sebagai General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021 hingga 2022. Posisi ini berkaitan dengan pengaturan sistem tenaga listrik untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik di wilayah tersebut.

Pada 2022 hingga 2023, Suroso dipercaya menjadi Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN. Pengalaman tersebut memperluas rekam jejaknya dari bidang teknis ketenagalistrikan ke pengembangan teknologi dan transformasi digital perusahaan.

Menjabat direktur manajemen proyek dan energi baru terbarukan

Sebelum diangkat sebagai direktur utama, Suroso memimpin bidang manajemen proyek dan energi baru terbarukan PLN. Ia ditetapkan untuk jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-159/MBU/06/2025 pada 18 Juni 2025.

Bidang tersebut memiliki peran strategis dalam pengembangan proyek kelistrikan dan upaya meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan. Pengalaman Suroso di bidang ini menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam mendukung pengembangan sistem energi nasional.