NADIKABAR.COM — Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) mendorong rehabilitasi ekosistem mangrove di Desa Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat sumber penghidupan masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam pemulihan kawasan mangrove serta penguatan kegiatan ekonomi yang berada di sekitar ekosistem pesisir.
Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Abab Mandiri menjadi salah satu kelompok masyarakat yang terlibat dalam program tersebut. Sejak 2024, kelompok itu telah melakukan rehabilitasi mangrove seluas 275 hektare menggunakan metode silvofishery, serta pengayaan vegetasi pada lahan seluas 11 hektare.
Pendekatan silvofishery memadukan penanaman mangrove dengan kegiatan budidaya perikanan sehingga pemulihan ekosistem dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan ekonomi secara berkelanjutan.
Selain mendukung rehabilitasi, M4CR memberikan penguatan usaha melalui skema matching grant. Dukungan tersebut dimanfaatkan KTH Sinar Abab Mandiri untuk mengembangkan usaha penggilingan padi yang dikelola secara kolektif.