"Pelatihan pertanian, banyak manfaat yang saya dapat adalah meningkatkan hasil panen, bisa berbagi ilmu dengan petani lain, menjadi lebih mandiri dan mendapatkan teman baru," katanya.
Saat ini, dia sudah mempraktikkan ilmunya untuk menggarap sawah milik tetangganya. Di sana, ia juga mencoba menanam sayuran.
"Saya nggak punya sawah, saya menumpang di tetangga buat mencoba menanam sayur-sayuran," ungkapnya.
Manfaat ini tak hanya dirasakan oleh mereka yang tengah menganggur. Pelatihan Poliran ini juga dirasakan oleh Agus Salim yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.
Agus mengikuti Poliran gelombang I. Dia mendapat pelatihan ilmu instalasi listrik.
"Pekerjaan saya nelayan. Sehubungan ada program Poliran saya dikasih kesempatan untuk pelatihan ini. Alhamdulillah saya mendapatkan ilmu dan pengetahuan," ujarnya.
Berkat pelatihan ini, Agus kini memiliki keahlian di bidang kelistrikan. Dia terkadang membantu tetangganya yang listrik di rumahnya bermasalah.
"Alhamdulillah sedikit-sedikit saya bisa bantu tetangga kalau lampu di rumahnya bermasalah. Saya bantu-bantu saja, saya belum pasang tarif, karena sama tetangga," ujarnya.
Agus merasa sangat terbantu dengan program Poliran ini. Dia berharap program ini terus ada di Banten.
"Sangat membantu sekali. Yang tadinya tidak tahu jadi tahu. Pokoknya program ini mantaplah," tuturnya.