"Perpustakaan itu bukan suatu tempat yang bikin suntuk, tapi tempat yang bikin happy," katanya.

Salah satu anggota Sahabat Literasi, Alvino (14), menjalankan peran tersebut dengan membantu merapikan buku dan mengajak teman-temannya membaca di perpustakaan. Ia juga mendapat jadwal piket untuk membantu kegiatan perpustakaan dan berdiskusi mengenai buku yang telah dibaca.

"Yang pertama merapikan buku, yang kedua mengajak teman-teman Sekolah Rakyat untuk membaca buku di perpustakaan," kata Alvino.