NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Program STEM Nasional pada Kamis (3/9/2026) di PAUD Kalirejo, Kudus. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendidkasmen, Nunuk Suryani, menegaskan pemilihan lokasi peluncuran di PAUD merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam pembelajaran STEM sejak dini.
Adapun program ini diadakan untuk menutup kesenjangan keterampilan tim redaksi peserta didik. Oleh karena itu,Kemendikdasmen menekankan perlu adanya transformasi cara pandang dalam pembelajaran STEM.
"Kami memandang STEM sangat penting untuk didalami dan diinternalisasi sebagai fondasi bagi murid, sebagai insan masa depan yang diharapkan memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan pemecahan masalah yang relevan," ujar Nunuk dalam Youtube Ditjen GTK Kemendikdasmen, Kamis (3/9/2026).
Ia menyadari selama ini STEM identik dengan bidang yang mahal dan sulit dipelajari. Stigma menjadi salah satu alasan yang mendorong Kemendikdasmen meluncurkan program tersebut secara menyeluruh.
Dalam pengembangan STEM Nasional, Kemendikdasmen telah meluncurkan 121 orang fasilitator nasional dan 1.636 fasilitator daerah. Adapun target diseminasi adalah 116 sekolah dengan dengan 3.272 orang. Dengan jadwal sebagai berikut:
Analisis data calon pesertaPengembangan LMS dan dashboardPenyamaan persepsi narasumberPembekalan admin kelasFinalisasi sistem manajemen pembelajaran