NADIKABAR.COM — Tahap penjurian verifikasi wawancara Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026 telah resmi dimulai, Kamis (29/10).

Sebanyak 24 peserta yang masuk dalam kategori penggerak mengikuti tahap verifikasi wawancara ini. Para peserta dinilai oleh empat juri teknis yang berasal dari empat unit kerja di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pada hari pertama pelaksanaannya hari ini sebanyak 10 peserta mendapat kesempatan untuk mempresentasikan inisiatifnya. 10 peserta ini terbagi menjadi dua sesi wawancara, yakni enam peserta di sesi pagi dan empat peserta di sesi siang.

Dalam sesi siang, para peserta hadir secara daring. Sementara itu, para juri berkumpul bersama di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat.

Para peserta diberikan waktu masing-masing 10 menit untuk memaparkan inovasi atau program pilah dan olah sampah yang telah mereka gerakkan. Kemudian, penjurian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan juri.

Pada sesi ini, terdapat peserta yang berasal dari wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Mereka berasal dari latar belakang yang erat dengan lingkungan, misalnya pendiri rumah pilah hingga inovator berbagai program lingkungan.

Melihat berbagai program yang dilakukan oleh para peserta, para juri pun mengungkapkan kekaguman dan apresiasinya. Salah satunya adalah Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat, Data, dan Informasi Dinas Lingkungan Hidup Elisabeth Tarigan.

"Melihat mereka, semangat mereka, upaya mereka dengan segala pengorbanan baik dengan segi materi, biaya, waktu dan semuanya ini benar-benar ini memberikan harapan yang baik untuk Jakarta," kata Elisabeth.

Elisabeth juga didampingi oleh 3 juri lainnya yang berasal 3 unit kerja berbeda. Unit-unit ini terdiri dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik; Biro Pemerintahan Setda; dan Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda.

Ketua Subkelompok Kebersihan Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Martiningtyas Yunitasari mengaku kagum inisiatif yang muncul dari peserta.

"Ternyata juga ada anak SMA negeri yang juga mendaftar. Kemudian banyak inisiatif-inisiatif yang muncul," ujarnya.

Melalui acara ini, ia pun menjadi lebih mengetahui gerakan masyarakat yang peduli dan memiliki inisiatif dalam pemilahan dan pengolahan sampah. Inisiatif ini pun menurutnya harus mendapat dukungan dari pemerintah.

Namun, selain dukungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menyampaikan apresiasi bagi para peserta Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026. Harapannya, program ini dapat menjadi wadah bagi cerita dan pengalaman para penggerak serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

"Harapan kami bisa semakin banyak muncul penggiat-penggiat, aktivis, ataupun tokoh masyarakat yang bisa melakukan penggerakan ataupun pemberdayaan masyarakat di masing-masing lingkungannya," ungkap Ketua Sub Kelompok Lembaga Pemasyarakatan Biro Pemerintahan Setda Rizky Anggoro.

Penjurian melalui verifikasi wawancara akan dilanjutkan pada Jumat (29/10). Tersisa 14 peserta di kategori penggerak yang akan mengikuti wawancara yang juga akan dibagi ke dalam dua sesi.

Kategori penggerak sendiri merujuk pada mereka yang secara aktif melakukan pilah dan olah sampah, serta menggerakan masyarakat lainnya untuk ikut bergerak.