Dia berharap pembangunan jalan tembus tersebut dapat diselesaikan paling lambat pada 2027. Menurutnya, keberadaan jalan itu penting untuk mendukung kelancaran transportasi di Jakarta.

"Mudah-mudahan paling lama, saya sudah minta kepada Pak Wondo, paling lama di tahun 2027 sudah harus selesai," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan jalan tembus tersebut sebenarnya sudah mulai difungsikan meski pembangunannya belum selesai seluruhnya.

Saat ini, jalan yang telah rampung pada sisi utara-selatan dimanfaatkan untuk melayani kendaraan dari arah barat yang hendak menuju utara. Pengaturan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan ruas jalan yang sudah selesai dibangun menjadi dua arah.