NADIKABAR.COM — Proyek energi hijau berskala besar yakni Proyek Vanda Solar & Battery (Vanda Solar & Battery Project) yang berlokasi di Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi menciptakan 60 ribu lapangan kerja di berbagai rantai pasok Indonesia.
"Yang lebih penting, penciptaan 60.000 lapangan kerja di berbagai rantai pasok di Indonesia, mencakup Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan wilayah Indonesia lainnya," ujar Country Manager Indonesia Gurīn Energy Enda Ginting di Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu.
Enda mengatakan bahwa Proyek Vanda Solar & Battery pada dasarnya terdiri dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 2 GWp di Pulau Sugi, Kepulauan Riau ditambah sistem penyimpanan energi baterai (BESS) sebesar 4,4 GWh.
"Jadi, kita menangkap energi sebanyak mungkin di siang hari, lalu menyimpannya di baterai untuk digunakan saat malam hari, dan kemudian mengalirkannya menggunakan kabel bawah laut dari Sugie, Indonesia hingga ke Singapura," katanya.
Menurut Enda, proyek ini tidak hanya sekadar menyalurkan listrik ke Singapura, tetapi pihaknya percaya pada tujuan di balik dukungan pemerintah terhadap hal ini.