NADIKABAR.COM — PSI DPRD Bali mendesak Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk memperkuat pengawasan Pungutan Wisatawan Asing (PWA), terutama melalui jalur domestik. Mereka meminta agar tidak ada turis asing yang lolos dari pungutan lantaran pengawasan yang tak terintegrasi.

"Fraksi Gerindra-PSI meminta Pemerintah Provinsi Bali memperkuat pengawasan terhadap wisatawan asing yang masuk melalui jalur domestik dan jangan sampai ada kebocoran penerimaan hanya karena sistem pengawasan tidak terintegrasi," kata Ketua Fraksi Gerindra-PSI, Gede Harja Astawa, saat menyampaikan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

Harja juga menyoroti target yang dinilai kurang realistis. Hal itu dilihat dari realisasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang masih belum mencapai target. PWA pada APBD 2025 baru terealisasi sebesar Rp 363 miliar, sedangkan targetnya Rp 500 miliar.