NADIKABAR.COM — Guru Besar Tetap Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi., Psikolog, mengingatkan masyarakat agar tidak menerapkan praktik pengasuhan anak secara turun-temurun tanpa mempertimbangkan hasil penelitian dan kebutuhan masing-masing anak.
Rose mengatakan pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak terus berkembang sehingga kebiasaan yang dahulu dianggap baik perlu ditinjau kembali berdasarkan bukti ilmiah dan rekomendasi tenaga ahli.
“Jadi kita harusnya menggunakan cara yang terbaik untuk anak berdasarkan apa penelitian, fakta dan sebagainya. Jangan yang dibawa turun-temurun, karena untuk satu orang belum tentu cocok untuk anak yang lain,” kata Rose ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa.
Ia mencontohkan pemberian telur mentah atau makanan padat kepada bayi yang belum siap menerimanya. Praktik tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila tidak sesuai dengan usia dan kondisi bayi.