NADIKABAR.COM — Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar mengatakan timnya memaksimalkan potensi pemain lokal dan Elite Pro Academy (EPA) di kompetisi I.League Cup 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi klub, Selasa, Iksan menjelaskan kompetisi I.League Cup sebagai wadah paling cocok untuk memberikan jam terbang bagi pemain lokal yang kekurangan menit bermain di liga.

Dia menambahkan, selain itu, tim juga harus merotasi pemain mengingat jadwal I.League Cup yang bersandingan dengan jadwal liga.

"Maka dari itu, ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi pemain lokal dengan menit bermain minim di liga untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka," ungkap Iksan.

Selain berperan sebagai ajang memberikan menit bermain bagi pemain lokal, kompetisi itu akan dimanfaatkan PSIM Yogyakarta untuk memberikan kesempatan bagi beberapa pemain EPA.

Saat ini, tim telah menetapkan setidaknya enam pemain EPA untuk membantu tim utama menjalani kompetisi I.League Cup yang merupakan gabungan dari skuad U20 dan U18.

Pemberian kesempatan ini menjadi bentuk apresiasi atas performa yang stabil para pemain tersebut selama berlaga di EPA One 2026/2027 dan juga berfungsi mengembangkan potensi serta intensitas para pemain akademi.

Sejak minggu terakhir bulan Oktober, enam pemain tersebut telah dipanggil untuk berlatih bersama tim utama dan pemanggilan itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas mereka serta beradaptasi dengan pola permainan tim utama.

"Harapannya, mereka (enam pemain tim EPA) bisa memetik banyak pelajaran untuk meningkatkan kualitas individu, sehingga akhirnya mendapat kepercayaan tampil di League Cup," pungkas Iksan.

PSIM Yogyakarta tergabung di Grup E I.League Cup 2026/2027 dan akan melakoni pertandingan pertama menghadapi Persiku Kudus di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (25/11).

Berikut daftar pemain PSIM Yogyakarta untuk I.League Cup 2026/2027: