NADIKABAR.COM — PSIM Yogyakarta masih belum menunjukkan kinerja positif di lini depan. Laskar Mataram masih menunggu gol-gol para penyerangnya.

Di Super League musim ini, PSIM sudah menjalani delapan pertandingan. Hasilnya, tim asal Kota Gudeg itu baru sekali memetik kemenangan.

Menjamu Borneo FC pada akhir pekan lalu, PSIM menang 2-1. Hasil positif di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, didapat PSIM dengan kerja keras.

PSIM ketinggalan lebih dulu pada babak pertama. Borneo FC menjebol gawang yang dikawal Cahya Supriadi via Asgal Habib.

Pada babak kedua, PSIM bangkit. Adrian Purzycki dan Savio Sheva menjadi penentu kemenangan PSIM.

Dalam delapan pertandingan, PSIM baru mencetak lima gol. Cuma ada satu dari semua gol itu yang dicetak oleh pemain depan.

Purzycki, yang merupakan gelandang bertahan, sudah menyumbang dua gol. Sementara itu, Ze Valente dan Savio Sheva sudah mengemas satu gol.

PSIM merombak lini depan untuk Super League musim ini dengan mendatangkan Marvin Lorvia, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

Caballero sudah bermain 285 menit dari data yang dirilis Soccerway dan belum mencatatkan gol. Bahkan, pemain asal Paraguay itu mendapat sanksi 10 pertandingan karena kasus saat PSIM kalah 0-1 dari Bhayangkara FC.

Sementara itu, Lorvia yang sudah bermain 136 menit juga belum mencatatkan gol. Dalmau menjadi penyerang baru PSIM yang paling banyak bermain dengan catatan 330 menit, namun penyerang asal Spanyol itu pun belum mencatatkan gol.

Laga berat akan dijalani PSIM pada pekan ini. Tim yang mempunyai kelompok suporter Brajamusti dan Maiden itu akan menjamu Dewa United di SSA pada Jumat (6/11). Gol-gol penyerang PSIM ditunggu saat melawan Banten Warriors.