Pada pertandingan itu, PSIM Yogyakarta sempat unggul melalui gol Nermin Haljeta di babak pertama, akan tetapi Madura United dapat membalikkan keadaan berkat gol Jorge Mendonca dan Gali Freitas sehingga membuat Laskar Mataram takluk 1-2.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu melanjutkan, timnya sempat memulai babak kedua dengan baik, sebelum akhirnya kehilangan konsistensi permainan akibat sejumlah kesalahan teknis.

Mengenai jalannya babak kedua, Van Gastel mengakui Madura United lebih banyak menekan dan tidak konsistensinya permainan PSIM Yogyakarta membuat mereka gagal mempertahankan keunggulan.