NADIKABAR.COM — PSMS Medan jumpa Persija Jakarta menjadi salah satu partai paling ditunggu di League Cup 2026/2027. Sejarah panjang rivalitas kedua tim akan hadir lagi.
League Cup baru saja menyelesaikan drawing di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Sejumlah klub Super League kedapatan jumpa klub Championship.
Salah satunya adalah PSMS yang masuk Grup A Zona Barat 1 bersama Persija Jakarta dan Sumsel United. Pertarungan nostalgia antara PSMS dan Persija pun akan kembali tersaji.
Di era Perserikatan, PSMS adalah salah satu pesaing utama Persija. PSMS empat kali meraih gelar juara dan lima kali menjadi runner-up.
Sementara Persija yang merupakan raja Perserikatan, meraih sembilan gelar, baik saat masih bernama VIJ maupun setelah berganti nama menjadi Persija.
Dibanding PSMS, Persija masih terus tampil kompetitif di kompetisi utama. Sementara PSMS berkali-kali mengalami fase naik-turun sehingga sudah jarang bertemu Persija di era kompetisi modern.
Perjumpaan kembali antara PSMS dan Persija di League Cup pun akan menjadi ajang nostalgia. Meski PSMS kini bermain di Championship, gengsi kejayaan di masa lalu tetap akan mewarnai laga klasik ini.
"Nanti akan ada pertandingan PSMS medan dengan Persija, kita tidak bisa membayangkan bagaimana atmosfernya, bagaimana ramainya. Hal-hal seperti inilah yang diharapkan oleh PSSI untuk pengembangan sepakbola ke depan," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi seusai drawing League Cup.
"Kalau melihat dari hasil drawing-nya banyak grup-grup yang sangat menarik ya. Terutama grup-grup yang punya rivalitas atau katakanlah masa-masa dulu yang punya kekuatan di waktu jaya mereka. Seperti misalnya Persija sama PSMS, kemudian ada juga Persipura," ujar Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menimpali.
PSMS bersama Persija dan Sumsel United akan bersaing untuk menjadi juara grup demi melaju ke Babak 12 Besar. Setiap tim akan bermain dua kali di fase grup dengan rincian satu kali kandang dan satu kali kandang.
Sistem fase grup adalah; Tim Pot 1 akan menjamu tim Pot 2, tim Pot 2 menjamu tim Pot 3, sementara tim Pot 3 menjamu tim Pot 1. Sehingga PSMS (Pot 3) yang kedapatan memainkan laga kandang saat jumpa Persija (Pot 1).
Setelah 12 besar, pertandingan akan dilanjutkan ke perempat final, semifinal, dan final. Semua pertandingan penyisihan dari Babak 12 Besar hingga final dimainkan dengan format 1 leg.
"Dan tentu ini akan sangat bermanfaat untuk pemain-pemain lokal kita yang ada di daerah, yang bisa saja di klubnya untuk ajang di kompetisi Super League, di Championship, mereka tidak begitu banyak jamnya bermain," ucap Yunus Nusi.