NADIKABAR.COM — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Jakarta. Acara tersebut akan dihadiri Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, hingga Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menyampaikan runutan acara Munas PSMTI VIII yang akan digelar di Kantor Sekretariat PSMTI Pusat, Jakarta, pada 4-6 September 2026. Acara akan diawali dengan menggelar rapat pimpinan dengan seluruh ketua dewan dan ketua provinsi se-Indonesia.
"Tanggal 4 September kita diawali dulu dengan rapat pimpinan dengan seluruh ketua-ketua provinsi se-Indonesia, yang sudah menyatakan siap hadir sebanyak 30 provinsi dan 260 kabupaten/kota," ucap Wilianto Tanta kepada NadiKabar, Selasa (1/9/2026).
Wili sapaan akrabnya mengatakan, dalam agenda tersebut akan membahas program kerja selama 4 tahun kepemimpinannya. Termasuk nantinya memutuskan akan kembali maju sebagai Ketua Umum PSMTI.
"Nanti di rapat pimpinan itu kita mau dengarkan aspirasi dari ketua-ketua provinsi termasuk program-program kerja selama 4 tahun kepemimpinan saya, nah nanti di sana itu baru saya bisa menyatakan sikap apakah saya lanjut untuk periode yang kedua," jelasnya.
Selanjutnya pada Jumat (4/9) malam, dilakukan pembukaan Munas PSMTI VIII yang akan dihadiri sekitar 700-an peserta. Acara akan dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman dan dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
"Malamnya kita adakan pembukaan, menurut panitia sudah 700-an (peserta). Penerimaan tamu yang akan dibuka oleh Pak Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Kepresidenan. Konfirmasi terakhir Menteri Agama juga bersedia hadir," paparnya.
Agenda Munas PSMTI VIII dilanjutkan dengan pemilihan ketua pada Sabtu (5/9) yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Setelah itu ada dialog dengan dihadiri sejumlah pejabat negara.
"Tanggal 5 September kita musyawarah, pemilihan ketua. Penutupannya nanti tanggal 5 itu nanti kita ada undangan dialog, termasuk dihadiri oleh Pak Hashim, sebagai Kepala Ahli Presiden dengan Menteri PKP, Pak Maruarar Sirait akan menyampaikan program 3 juta rumah, dan ada beberapalah menteri lagi yang akan hadir tanggal 5," jelasnya.
Hari terakhir Munas PSMTI VII pada Minggu (6/9), Wili menjelaskan akan rangkaikan dengan jalan pagi sehat. Agenda tersebut terbuka untuk umum dan direncanakan dihadiri oleh 10 ribu orang.
"Kemungkinan yang hadir 10.000 orang, yang akan dibuka oleh Gubernur DKI, Pramono Anung," katanya.
Selain itu, Wili menyebut jika acara tersebut juga akan dihadiri oleh beberapa Menteri Koordinator (Menko), yakni Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan
"Saya dapat informasi dari panitia ada beberapa Menko yang mau hadir, diantara yang saya dapat informasi Pak AHY dan Zulkifli Hasan. Kalau yang jalan pagi itu kita terbuka dengan masyarakat umum," paparnya.
Wili berharap jalan pagi sehat ini dapat lebih memperkenalkan PSMTI ke masyarakat luas yang sudah berdiri sejak 28 September 1998. Terutama dalam perannya sebagai wadah komunikasi, penyerap, dan penyalur aspirasi suku Tionghoa di Indonesia serta mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan.
"Jadi lebih memperkenalkan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa ini yang mana berdiri sejak 1998, jadi sudah 28 tahun," terangnya.
Lebih lanjut, Wili juga berpesan agar PSMTI ke depan dapat terus berkembang sebagai organisasi yang adaptif, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
"Harapan kami, organisasi ini lebih banyak bisa bermaslahatan. Dan memang kita ini hanya sebenarnya budaya, pendidikan, bermasyarakat, dan sosial," pungkasnya.