NADIKABAR.COM — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengharapkan League Cup 2026/2027 memunculkan pemain-pemain potensial yang bisa memperkuat Timnas Indonesia.

"Di kompetisi ini kami berharap akan muncul anak-anak daerah kita yang nantinya bisa masuk skuad Timnas Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam acara pengundian League Cup 2026/2027 di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan PSSI mendukung penuh kehadiran ajang tersebut sebagai ruang bagi para pemain lokal untuk berkompetisi, mengingat regulasi pemain asing yang diperbolehkan hanya tiga orang per tim.

Kehadiran turnamen itu, kata dia, juga sesuai harapan Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers dan Pelatih Kepala Timnas Indonesia Jhon Herdman.

Yunus menjelaskan, Zwierz dan Herdman menginginkan pemain-pemain muda lokal yang belum mendapatkan banyak menit bermain bersama klub, bisa mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.

Dengan begitu, kata dia, kemampuan terbaik yang dimiliki para pemain bisa muncul sekaligus membuka peluang dipanggil memperkuat timnas.

Yunus mengatakan League Cup akan menghadirkan euforia dan atmosfer baru dalam kompetisi sepak bola nasional. Ia optimistis ajang itu akan meramaikan sepak bola di daerah.

Ia menyebutkan salah satu laga yang diperkirakan akan menjadi pusat perhatian adalah pertemuan Persija Jakarta dengan PSMS Medan.

"Kita enggak bisa bayangkan gimana atmosfernya, gimana ramainya (pertandingan itu). Nah, hal-hal seperti inilah yang diharapkan oleh PSSI untuk pengembangan sepak bola ke depan," katanya.

League Cup 2026/2027 yang bergulir mulai 3 November bakal mempertemukan 38 klub, terdiri 18 klub Super League dan 20 klub Championship. Ajang itu terdiri dari lima fase mulai dari penyisian grup, babak gugur, perempat final, semifinal, dan final.

Babak penyisian yang terdiri dari 12 grup dibagi menjadi dua wilayah, yaitu barat dan timur dengan empat zona (Zona Timur 1 dan 2 serta Zona Barat 1 dan 2) dengan setiap zona mempertemukan sembilan klub.

Enam pemenang dari fase gugur akan lanjut ke perempat final bersama juara bertahan Super League Persib dan runner-up Borneo FC Samarinda yang masih berkompetisi pada ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027. Penentuan matchup dan status tuan rumah di fase tersebut melalui proses pengundian.

League Cup juga memiliki limitasi karena mempertimbangkan aspek keamanan, sehingga klub-klub seperti PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, Persis Solo, Arema FC dan Persebaya Surabaya otomatis tidak dalam satu grup.