NADIKABAR.COM — PSSI menargetkan Timnas Indonesia menembus 100 besar ranking FIFA sebagai salah satu modal menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut agenda FIFA Matchday akan terus dimaksimalkan untuk mengumpulkan poin.

Timnas Indonesia kini menempati peringkat ke-116 dunia dalam ranking FIFA yang diperbarui pada 7 Oktober 2026. Posisi itu membaik setelah Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, Indonesia masih harus naik setidaknya 16 peringkat untuk masuk ke 100 besar.

Erick menegaskan PSSI akan terus mengupayakan pertandingan uji coba setiap jeda internasional. Menghadapi tim-tim dengan peringkat lebih tinggi diharapkan menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia untuk bersaing di level dunia.

"Untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA. Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat," kata Erick Thohir kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026).

"Dan kami akan mencoba 100 besar lebih dulu. Caranya adalah dengan memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin," ujarnya menambahkan.

Piala Asia 2027 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia

Selain FIFA Matchday, Timnas Indonesia juga akan menghadapi Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi Garuda untuk menguji kemampuan menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara Asia.

Hasil pertandingan berpengaruh terhadap perolehan poin ranking FIFA. Karena itu, PSSI perlu memanfaatkan setiap agenda internasional untuk memperbaiki posisi Indonesia.

Sebelum memasuki agenda kualifikasi Piala Dunia 2030, Indonesia masih memiliki sejumlah kesempatan bertanding pada jeda internasional. Dalam materi yang disampaikan Erick, FIFA Matchday pada November 2026 serta Maret dan Juni 2027 disebut sebagai periode yang akan dimaksimalkan.

"Kualifikasi Piala Dunia 2030 akan dimulai bulan September tahun depan. Jadi ranking itu sangat penting," ucap Erick Thohir.

Agenda Tandang Timnas Indonesia ke Timur Tengah Belum Pasti

Timnas Indonesia sebelumnya direncanakan menjalani laga tandang melawan Yordania dan satu tim Timur Tengah lainnya pada November 2026. Namun, situasi keamanan di kawasan tersebut membuat PSSI mempertimbangkan kembali agenda itu.

Erick mengatakan pertandingan tandang diperlukan agar pemain terbiasa menghadapi situasi berbeda, baik saat bermain di kandang maupun di markas lawan. PSSI juga ingin mencari lawan dengan peringkat lebih tinggi untuk menguji kemampuan tim.

"Laga di bulan November mendatang adalah away, supaya tim kita terbiasa bermain baik itu home dan away. Pelatih John Herdman cukup berani dan kalau bisa menghadapi lawan yang lebih tinggi peringkatnya," tutur Erick Thohir.

Jika agenda November berubah, PSSI perlu menyesuaikan rencana pertandingan agar persiapan Timnas Indonesia tetap berjalan. Target menembus 100 besar ranking FIFA menjadi pekerjaan yang harus dikejar melalui hasil pertandingan dan pengumpulan poin secara konsisten.